Jenis-jenis Suncare dan Fungsinya

Setiap orang perlu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Hal ini karena dampak buruk yang diakibatkan dari sinar UVA dan UVB bisa menyebabkan kulit menjadi terbakar maupun memunculkan efek penuaan dini hingga kanker kulit. Salah satu cara mencegah dampak buruk tersebut terjadi, yakni dengan penggunaan  Suncare.

Sinar matahari berperan penting untuk merangsang pembentukan vitamin D alami dalam tubuh. Namun, paparan sinar ultraviolet (UVA dan UVB) berlebihan dari sinar matahari juga tidak baik untuk kesehatan kulit.

Sinar UVA dapat menyebabkan kulit keriput dan penuaan dini, sedangkan UVB dapat menyebabkan kulit terbakar. Paparan sinar UV berlebihan dalam jangka panjang juga diketahui dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Oleh karena itu, kulit Anda membutuhkan perlindungan saat beraktivitas di bawah sinar matahari. Salah satu cara untuk melindungi kulit dari bahaya sinar UV berlebihan adalah menggunakan sunscreen yang memiliki kandungan SPF di siang hari.

Fungsi Suncare

Suncare adalah lotion pelindung dari sinar matahari yang bisa menyerap ke dalam lapisan teratas kulit untuk menyerap sinar matahari yang sudah masuk ke dalam kulit. Suncare biasanya melindungi kulit dari sinar UVB saja. Namun, saat ini sudah banyak Suncare wajah yang bagus dibuat untuk menangkal bahaya sinar UVA, yang biasanya menjadi penyebab munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti flek hitam dan keriput pada wajah.

Cara Kerja

Suncare bekerja memfilter dan menyerap sinar UV lalu mengubahnya menjadi energi panas yang dikeluarkan melalui kulit. Sementara sunblock mampu mencegah sinar UVA dan UVB masuk ke dalam kulit dengan melakukan perlindungan di atas permukaan kulit.

Cara kerja yang berbeda ini membuat Suncare harus dioleskan 20 menit sebelum keluar dari ruangan. Hal ini karena kandungannya memerlukan waktu untuk menyerap ke dalam kulit.

Apa itu SPF?

SPF atau sun protection factor adalah angka yang mengacu pada level perlindungan terhadap sinar matahari. Angka SPF merujuk pada seberapa lama kulit Anda bisa bertahan di bawah sinar matahari tanpa mengalami sunburn (kulit terbakar) saat menggunakan suncare.

Angka SPF mengacu pada lamanya waktu yang dapat diberikan tabir surya dalam melindungi kulit dari sinar UV. Semakin tinggi angka SPF, semakin lama pula efek proteksi dari suncare tersebut.

Orang yang tinggal di daerah beriklim tropis atau wilayah sekitar garis khatulistiwa, misalnya Indonesia, perlu rutin menggunakan suncare saat beraktivitas di bawah terik matahari. Suncare yang disarankan untuk digunakan di daerah tropis adalah tabir suncare dengan SPF minimal 30.

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen

Untuk melindungi kulitmu dari sinar UV, sunscreen terbagi ke dalam tiga jenis yang terbuat dari bahan-bahan serta ciri-ciri yang berbeda. Ketiga jenis itu ialah chemical sunscreen, physical sunscreen, dan hybrid sunscreen.

Baca Juga : Solusi Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

  • Chemical Sunscreen 

Chemical sunscreen merupakan tabir surya yang memiliki bahan utama senyawa kimia seperti Aminobenzoic Acid dan Oxybenzone untuk melindungi kulit dari sinar UV. Cara chemical sunscreen melindungi kulit adalah dengan membuat lapisan khusus pada kulit dan menyaring sinar UV yang menyoroti kulit agar tidak dapat tembus ke dalam lapisan terdalam kulit (dermis).

Biasanya, chemical sunscreen memiliki ciri-ciri seperti tekstur yang ringan dan cepat meresap, serta nyaman digunakan. Namun kekurangan dari tabir surya yang satu ini adalah sifatnya yang comedogenic sehingga menyebabkan jerawat, serta perlindungan UV yang kurang maksimal.

  • Physical Sunscreen 

Physical sunscreen juga sering kali dikenal dengan mineral sunscreen atau sunblock. Berbeda dengan sunscreen jenis chemical, physical sunscreen disusun dari mineral seperti Zinc Oxide dan Titanium Dioxide untuk melindungi kulit. Cara kerja physical sunscreen sendiri adalah dengan memantulkan kembali sinar UV yang menyoroti kulit ke udara sehingga kulit terhindar dari dampak buruk UV.

Physical sunscreen dinilai memiliki perlindungan UV yang lebih dibandingkan dengan chemical sunscreen. Namun, kekurangan dari physical sunscreen adalah teksturnya yang kental sehingga tidak mudah terserap, serta memberikan rasa berat dan berminyak pada kulit.

  • Hybrid Sunscreen

Hybrid sunscreen adalah inovasi terbaru, yaitu perpaduan antara chemical dan physical sunscreen. Jenis sunscreen yang satu ini menyatukan kedua bahan utama dari chemical dan physical sunscreen untuk memberikan perlindungan UV yang maksimal. Hybrid sunscreen dinilai memiliki masing-masing kelebihan dari chemical dan physical sunscreen. Mulai dari teksturnya yang ringan dan nyaman di kulit, non-comedogenic, hingga memberikan perlindungan UV yang maksimal sepanjang hari.

Review by : dr. Novi Arlisma

Rp150.000

Perawatan untuk kulit berjerawat. Formula mengandung 15% konsentrat tea tree oil. * anti bakterial. *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERHUBUNG KE CUSTOMER SERVICE KAMI